Dongengku Dimuat di Nusantara Bertutur

Hai… hai…!
Temans, tau Nusantara Bertutur, gak?
Nusantara Bertutur adalah suatu gerakan yang bertujuan pada pengembangan karakter melalui dongeng. Nah, untuk mencapai tujuan tersebut, maka Nusantara Bertutur menyediakan kolom di Kompas Anak. Kolom ini menerima kiriman dongeng.
Karena tujuannya untuk pengembangan karakter, maka dongeng yang dikirimkan, harus mempunyai pesan moral. Setidaknya, dongeng harus mengandung salah satu unsur berikut :
1. Jujur, religius
2. Disiplin, kerja keras, mandiri
3. Aktif, kreatif, bersemangat, mempunyai rasa ingin tahu
4. Demokratis, toleransi, cinta damai
5. Semangat kebangsaan, cinta tanah air
6. Menghargai prestasi
7. Bersahabat
8. Gemar membaca
9. Peduli sosial
10. Peduli lingkungan

Dongeng di sini bisa berupa fabel, cerita tentang kerajaan, ataupun tema keseharian yang mengangkat kearifan lokal.
Awalnya, sih, saya cuma ingin ikut berpartisipasi dalam pengembangan karakter anak-anak. *tsaaah…
Jadi, saya kirim dua dongeng karya saya, yaitu “Mencoba Berkicau” dan “Pita Keberuntungan”.
Di dongeng “Mencoba Berkicau”, saya bercerita tentang burung Ceumpala Kuning yang takut untuk berkicau. Dia terlalu takjub pada suara indah dari paduan suara hewan-hewan di hutan. Hal ini membuatnya khawatir jika suaranya jelek, dan malah merusak paduan suara. Sampai akhirnya, dia mendengar suara Tonggeret yang nyaring. Tonggeret percaya diri meski suaranya nyaring. Bahkan, suaranya itu menambah keindahan paduan suara.
Akhirnya, Ceumpala Kuning mencoba bergabung memeriahkan paduan suara. Dan siapa sangka, ternyata suaranya sangat indah. Sesuatu yang tak akan pernah diketahui, jika dia terus takut untuk mencoba.
Keren kan, dongengnya? Hehe…

image

Di dongeng “Pita Keberuntungan”, saya bercerita tentang seekor Bekantan yang tak jadi mengikuti lomba karena pita keberuntungannya hilang. Beruntung ayahnya ternyata juga memiliki pita keberuntungan dan mau meminjamkannya.
Berkat pita tersebut, Bekantan akhirnya menang lomba. Tapi ternyata, pita yang dipinjamkan ayahnya hanyalah pita biasa. Kekuatan yang sebenarnya, berada pada keyakinan hati, bukan pada pita keberuntungan.

image

Siapa sangka? Ternyata kedua dongengku dimuat di Nusantara Bertutur. Horeee! 😀
Eeeh, ternyata lagi, ada honornya! Rp.100.000,- per dongeng.
Waaah, asyik, kan?

Kalau mau mencoba, silakan saja kirim dongeng terbaikmu ke alamat email berikut :
nusantarabertutur@gmail.com

Selamat berjuang!

4 responses to “Dongengku Dimuat di Nusantara Bertutur

  1. Keren mbak anisa 😀

  2. jadi semangat belajar lagi nih mbak Anisa, makasih yaa sharingnyaaa

    • Sama-sama, Mbak.
      Terima kasih juga sudah membaca.
      Insya Allah kalau sempat, nanti mau menulis beberapa tips menulis untuk IRT.
      Ditunggu ya, Mbak. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s