Memberi Pemahaman Qurban Kepada Anak

Qurban adalah salah satu ibadah di dalam Islam yang hukumnya sunnah muakkadah. Yaitu sunnah yang sangat dianjurkan.
Umat muslim yang mampu, makruh bila tak menjalankannya.
Qurban sendiri adalah simbol pengorbanan kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bahwa kita merelakan sebagian harta yang kita miliki untuk beribadah kepada Allah. Juga mengajarkan kepedulian, karena daging qurban tersebut akan dibagi-bagi kepada masyarakat sekitar.
Melihat betapa pentingnya ibadah qurban, saya merasa sedih melihat apa yang terjadi saat ini. Menurut beberapa orang tua, anak mereka trauma bahkan menjerit histeris saat melihat hewan qurban disembelih.
Kok, bisa?
Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah, apakah anak-anak itu tidak diberi pemahaman sebelumnya tentang berqurban?
Apakah mereka tidak diceritakan tentang kisah awal mula ibadah qurban?
Kalau jawabannya adalah “tidak”, lalu si anak langsung melihat begitu banyaknya hewan disembelih, bahkan mungkin tanpa didampingi, maka jelas saja kalau anak itu langsung trauma. Atau mungkin, dia akan menganggap bahwa agama yang dianutnya sangat kejam.
Sebenarnya, jika dikenalkan dengan ibadah qurban sejak dini, saya yakin anak-anak itu akan paham. Jangan lupa, anak-anak itu cerdas, lho. Tinggal kitanya saja, mau atau tidak memberi penjelasan kepada mereka.

image

Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan agar anak bisa memahami ibadah qurban :
1. Ajak anak saat kita memilih hewan qurban
Libatkan anak sejak awal. Ajak mereka melihat kita memilih hewan qurban. Kita bisa memberi penjelasan kenapa hewan tersebut yang dipilih. Karena tidak ada cacat, sehat, cukup umur dan sebagainya.
2. Beri pengertian pada anak, bahwa hewan tersebut merasa bahagia karena terpilih menjadi hewan yang akan digunakan manusia untuk beribadah. Tidak semua hewan mendapat kesempatan seperti itu.
3. Beri pemahaman pada anak, bahwa qurban adalah ibadah. Allah ingin melihat hamba-hambaNya yang rela mengorbankan hartanya di jalan Allah. Bisa juga dengan menceritakan kisah Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as.
4. Ajak anak memberi makan hewan-hewan qurban. Ajari anak agar menyayangi hewan. Bahwa hewan qurban harus merasa bahagia sebelum dikurbankan.
5. Dampingi anak saat melihat penyembelihan hewan qurban.
Anak saya mulai melihat proses ini sejak berumur 5 tahun, tapi tentu kami dampingi dan beri penjelasan.
6. Saat daging hewan sudah dibungkus, beri penjelasan bahwa itu adalah daging dari kambing atau sapi tadi, dan akan dibagi-bagikan kepada orang-orang. Supaya semua orang bisa merasakan enaknya memakan daging.

image

Keenam langkah itu yang kami lakukan pada anak-anak kami. Alhamdulillah, tidak ada trauma bagi mereka saat melihat hewan qurban disembelih. Namun, hal ini juga tidak membuat mereka menjadi orang yang sadis. Anak-anaknya sangat penyayang pada hewan, terutama kucing. Mereka selalu iba jika ada teman yang jatuh dan terluka.
Jadi, siapa bilang anak yang melihat qurban sejak kecil bisa trauma dan menjadi orang sadis?

2 responses to “Memberi Pemahaman Qurban Kepada Anak

  1. Tipsnya bermanfaat sekali…perlu dipraktekkin ke anak-anak nih…makasih ya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s