Tips Menulis Cerita Anak

Setelah kemarin saya menuliskan tips untuk membuat cerita misteri, sekarang saya ingin berbagi tentang tips menulis cerita anak.
Hmm, sebenarnya agak berlebihan sih, kalau ini dibilang tips. Karena sebenarnya, ini hanya cara yang saya pakai untuk bisa menulis cerita anak. Jadi, mungkin lebih baik kalau disebut “Tips Menulis Cerita Anak ala Anisa Widiyarti”. Hehe…
Apa sajakah itu?

image

Yuk, langsung kita lihat. πŸ˜‰

1. Masuki dunia anak
Ini jelas banget harus dilakukan oleh siapapun yang katanya mau jadi penulis bacaan anak. Bagaimana mungkin mau menulis, kalau belum kenal dengan para calon pembacanya.
Ada beberapa langkah yang saya lakukan untuk bisa masuk ke dunia anak. Yaitu:
– bermain dengan anak-anak
– sering berkomunikasi dengan anak
– mendampingi anak selama menonton film anak
Jangan remehkan menonton film anak. Ada berjuta ide yang mungkin bisa tercetus dari menonton film anak. Bisa film kartun bertema princess, film petualangan, dan masih banyak lagi.
– menjadi pendengar yang baik
Anak-anak senang sekali bercerita tentang apa saja. Mereka tak akan ragu bercerita kepada kita, jika kita memberikan perhatian dan respon yang menyenangkan.
Jangan pernah anggap sia-sia. Mendengarkan cerita anak, membuat kita semakin memahami dunia anak.
– amati tingkah laku anak-anak
– dari kesemua hal di atas, maka kita akan tergiring untuk MENYUKAI ANAK

2. Mengerti tentang anak
Setelah berhasil memasuki dunia anak, maka kita akan semakin mengerti tentang anak.

3. Membuat cerita anak
Inilah tahap action. Namun, untuk bisa membuat cerita anak, kita harus rajin membaca. Dengan membaca, kita akan tahu apa sebenarnya yang ingin kita buat. Apakah cerpen, picbook, novel, atau non fiksi?
Wah, apa saja itu?
Nah, supaya tidak bingung, maka kita harus membaca, membaca, dan membaca.
Misalnya, jika ingin membuat cerpen, maka rajin-rajinlah membaca cerpen anak di berbagai media, seperti Bobo atau Kompas Anak.
Jika ingin membuat picbook, maka bacalah banyak-banyak picbook. Amati berapa jumlah halamannya, berapa jumlah kalimat di setiap spreadnya, dan cerita seperti apa yang bisa menarik perhatian anak-anak.
Jika ingin membuat novel anak, bacalah beberapa  novel anak. Amati alur ceritanya, bagaimana tokoh-tokohnya, bahasa yang digunakan, serta jumlah halaman.

image

Nah, setelah melalui tahap-tahap di atas, barulah kita siap untuk menulis cerita anak.
Oh ya, jangan lupa untuk bergabung di group kepenulisan. Berada di antara orang-orang cerdas yang memiliki minat yang sama, akan membuat semangat kita selalu menyala.

Semoga bermanfaat. πŸ˜‰

9 responses to “Tips Menulis Cerita Anak

  1. Banyak membaca memang mendatangkan banyak inspirasi ya mbak πŸ™‚

  2. kebetulan mak,lg pengen bgt aku belajar bikin cernak

  3. Makasih tipsnya mbak… Jadi pingin coba bikin cernak deh… Aku belum pernah bikin cerita anak kalau mengarang cerita anak sebelum tidur pernah…hanya ide yang acak πŸ˜€
    Salam kenal

    • Halo, salam kenal, Mbak… πŸ™‚
      Alhamdulillah kalau tipsnya bermanfaat. Nah, itu berarti sudah bisa membuat cerita, tinggal dituliskan. πŸ™‚

  4. Tips yang sangat jitu : Berada di antara orang-orang cerdas yang memiliki minat yang sama, akan membuat semangat kita selalu menyala.
    Baca artikel ini juga membuat saya semangat mencoba buat cernak. Makasih sudah berbbagi tipsnya mbak.. πŸ™‚

  5. terima kaish untuk tipnya πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s